service@naturalnusantara.co.id (0274) 6499191

PERUBAHAN MERK AGENS HAYATI NASA BVR MENJADI BEVERA

7 Jan 2026
14:36

  GLIOTRI dan BEVERA adalah salah satu agens hayati yang bisa digunakan sebagai pengendalian hayati atau biologi karena termasuk dalam kategori jamur antagonis ( jamur yang memakan jamur ) dan jamur entomopatogenik (jamur yang memakan hama ). Ada beberapa alasan mengapa GLIO dan BVR banyak menjadi pilihan untuk pengendalian hama penyakit dari pada organisme lain.

Karena jamur GLIOTRI dan BEVERA mempunyai kapasitas reproduksi yang tinggi, siklus hidupnya pendek, dapat membentuk spora yang dapat bertahan lama di alam, bahkan dalam kondisi yang tidak menguntungkan sekalipun. Mengapa Menggunakan BEVERA??

- Efektif dan efisien terhadap hama sasaran.
- Tidak mematikan musuh alami
- Selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah
- Aman terhadap lingkungan, manusia, dan hewan.
- Mendukung program pertanian berkelanjutan.

Sasaran BEVERA
- Padi :
Wereng (Nilaparvata sp. , Nephotettix sp. , Sogatella sp.), Penggerek batang Padi ( Thryporhiza sp. , Chilo supressalis), Walang Sangit (Leptocorixa accuta) = Sasaran Utama

- Cabai, Tomat, Buncis, Kacang Panjang :
Thrips sp. , Aphis sp. , Tungau , Myzus sp. (sasaran lainnya)

- Semangka, Kentang, Bawang Merah & Daun :
Kutu daun Thrips sp. , Tungau (sasaran lainnya) , Thrips sp. , Myzus persicae (sasaran lainnya)

- Kubis :
Plutella xylostella (sasaran lainnya)

- Cengkeh, Sawit, Karet, Anggrek :
Aphis sp. , Thrips sp. , Ulat Api (Setora nitens)

- Mangga, Apel, Anggur, Durian :
Thrips sp. , Myzus sp. , Kutu dompolan (sasaran lainnya)

- Kakao :
Penggerek buah coklat (PBK) = sasaran lainnya

- Kapas, Kopi :
Penggerek pucuk (Earias vittela), Aphis sp. , Thrips sp. , Penggerek Buah (Helicoverpa armigera), Empoasca sp.

Tembakau :
Penggerek pucuk (Helicoverpa armigera & H. assulta), Spodoptera litura, Myzus sp. , Thrips sp. , Bemesia tabaci


Mekanisme Kerja BEVERA :

BEVERA masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BEVERA menempel pada kulit hama dan mengeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. BEVERA mengeluarkan racun (Beauvericin, Beauveroilides, Asam Oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar kurang lebih 4 - 8 hari setelah terinfeksi BEVERA

Petunjuk Penggunaan :
1. Dosis 1 - 2 gram/liter atau kurang lebih 100 gram per 1000 m2
2. Semprotkan ke tanaman pada sore hari.
3. Bisa dicampurkan dengan POCNASA atau PPTHORMONIK